Southgate Tentang Debutnya dan Kritikan Terhadap Rooney

Share this:

LONDON – Pada laga matchday kedua kualifikasi Piala Dunia 2018 Grup F, Sabtu (8/10/2016), Gareth Southgate menjalani debut sebagai manajer interim timnas senior Inggris. Pria berusia 46 tahun itu berhasil membawa The Three Lions memukul Malta 2-0 di stadion Wembley, London.

Skor 2-0 cukup menempatkan Inggris di puncak klasemen Grup F dengan koleksi 6 poin. Pada laga pertama mereka menang 1-0 di kandang Slovakia.

Dalam partai yang disebut terakhir, Inggris masih ditangani Sam Allardyce. Southgate pun mengikuti jejak sang pendahulunya itu untuk meneruskan raihan tiga poin.

Hanya, tetap ada kritik dari publik Wembley mengingat Southgate cuma membawa The Three Lions unggul dua gol atas tim berperingkat ke-176 dunia. Sebagai komparasi, Malta babak belur dengan skor 1-5 kala menjamu rival regional Inggris, Skotlandia, pada matchday pertama.

Menyikapi kritik tersebut, Southgate memang tak mau muluk-muluk memasang target tinggi. Maklum, dirinya baru mendapat tugas menukangi Wayne Rooney dkk sejak 12 hari lalu setelah timnas berpisah dengan Allardyce.

“Dalam sisi sepak bola, kami mengalami perkembangan. Para pemain akan merasakannya. Saya melihat banyak tim bekerja keras sepanjang pramusim untuk menerapkan ide-ide, sedangkan kami cuma empat hari,” katanya di ESPN FC.

Hal positif yang diambil Southgate ialah melampaui tantangan pertama dengan kemenangan.

“Orang harus melihat situasi yang kami alami (setelah kepergian Allardyce). Jadi, saya harus realistis mengenai bagaimana penampilan yang diperlihatkan tim ini,” kata mantan bek Middlesbrough tersebut.

 

rooney-england-malta-2016-10-08

 

Wayne Rooney Dicemooh

Warna lain dalam debut Southgate kali ini adalah munculnya cemoohan buat Rooney yang bergema di Wembley.

Kendati kehilangan tempat utama di Manchester United, Rooney masuk dalam starter timnas Inggris rancangan Southgate. Pemain MU itu tetap ditunjuk sebagai kapten tim oleh Southgate.

Rooney menjawab kepercayaan Southgate dengan membuat lima percobaan dengan dua yang tepat sasaran dan 177 sentuhan bola. Oleh Whoscored penampilan Rooney mendapatkan nilai yang lumayan 8,28, cuma kalah dari Dele Alli 8,29. 

Tapi malang bagi Rooney, dia gagal mendapatkan simpati publik. Rooney tetap panen cemoohan. Celaan itu menemui puncaknya saat Rooney mendapatkan nutmeg alias dikolongi pemain Malta. Cemoohan kepada Rooney pun kian gaduh di sosial media. 

Sang manajer interim menilai Rooney tak layak mendapatkan respons buruk itu.

“Saya tak mengerti dengan cemoohan itu. Saya juga tak memahami bagaimana hal itu dapat membantunya. Pengalaman dan kepemimpinan Wayne sangat krusial bagi tim sepanjang pekan ini,” kata Southgate.

Ia menilai Rooney seharusnya menerima apresiasi tinggi mengingat statusnya sebagai top skorer (53 gol) dan kolektor caps non kiper terbanyak dalam sejarah Inggris (117).

“Semua debat sepertinya terfokus kepada dia. Jika Anda lihat jumlah penampilan dan rekor golnya untuk Inggris, saya sungguh tak mengerti kenapa dia dicela,” ucapnya.

 

Share this:

Leave a Reply

163 More posts in DUNIA category
Recommended for you
Lewati Rekor Marcelo Salas, Alexis Sanchez Topskorer Chile Sepanjang Masa

KAZAN - Sebuah pencapaian istimewa diraih oleh Alexis Sanchez. Dengan satu gol yang dicetaknya ke...