Gianluigi Donnarumma, Pewaris Tahta Buffon

Share this:

MILAN – Sejarah sepakbola mencatat bahwa Italia merupakan salah satu negara pencetak kiper-kiper tangguh. Beberapa di antaranya bahkan menjadi legenda, contohnya Walter Zenga, Dino Zoff, Gianluca Pagliuca, Francesco Toldo, sampai pada Gianluigi Buffon, yang sampai sekarang masih aktif bermain untuk Juventus.

Di usianya yang ke-38 tahun ini, Buffon sedang memasuki masa-masa penghujung kariernya, dan syukurnya Italia telah menemukan penerusnya, yakni penjaga gawang AC Milan yang masih berusia 17 tahun, Gianluigi Donnarumma.

Beberapa nama memang sempat digadang-gadang sebagai calon penerus Buffon, seperti Mattia Perrin (Genoa), Francesco Bardi (Frosinone), Simone Scuffet (Udinese), Pierluigi Gollini (Hellas Verona), dan Marco Sportiello (Atalanta). Namun Donnarumma dinilai lebih punya potensi kualitas untuk menggantikan posisi Buffon sebagai penjaga gawang nomor satu Italia.

Donnarumma mulai mencuat ke permukaan ketika eks pelatih AC Milan, Sinisa Mihajlovic, memberinya kesempatan bermain tahun lalu. Kala itu, usianya baru 16 tahun.

Dengan sosok menjulang, hingga 196 cm, dan kemampuan refleks mumpuni, Donnarumma digadang-gadang menjadi bintang Italia di masa mendatang.

Dia mengalahkan dua pemain senior, Christian Abbiati dan Diego Lopez, untuk mengamankan tempat utama di bawah mistar Milan.

Bersama Milan musim ini, Donnarumma kembali menjadi pilihan utama. Kiper berusia 17 tahun itu selalu bermain dalam tujuh pertandingan yang sudah dimainkan bersama Rossoneri.

Donnarumma sudah bermain bagus dengan catatan tiga kali clean sheet. Dia juga mencatatkan 22 penyelamatan dalam laga-laga yang dilakoni bersama Milan.

 

Italia Tak Perlu Risau Bila Buffon Absen

Penampilan baiknya itu yang mengantar Donnarumma untuk mendapatkan panggilan ke tim nasional Italia. Bersama Buffon dan Perin, Donnarumma jadi kiper yang dipanggil pelatih Giampiero Ventura untuk memperkuat Italia di dua laga mendatang. Gli Azzurri dijadwalkan bertanding melawan Spanyol (6/10) dan Makedonia (9/10) di kualifikasi Piala Dunia 2018.

 

donnarumma-italia-2016

 

Eks kiper Milan, Giovanni Galli, kini bisa tenang bahwa Buffon sudah mempunyai penerus di timnas. Meski demikian, dia juga mengingatkan agar Donnarumma bisa terus lebih baik lagi.

“Mempertimbangkan cara saya melihat Donnarumma tumbuh selama tahun terakhir…katakanlah andai Gigi Buffon mengalami sakit, saya tak akan khawatir lagi,” kata Galli seperti dilansir Football Italia.

“Sampai musim lalu, saya tak melihat pilihan lain yang valid bagi Italia untuk menutupi andai Buffon absen. Tapi, hari ini saya mempunyai keyakinan tinggi pada Donnarumma. Buffon sendiri membantu Donnarumma tumbuh dan menjadi pemenang baik di dalam dan di luar lapangan.”

“Dia masih perlu meningkatkan diri di setiap area, karena dia masih berusia 17 tahun dan mesti terus tak berpikir bahwa dia siap, kalau tidak dia akan terus menurun dan bisa dilupakan.”

“Saya tak berpikir bahwa dia arogan, karena dia tampak disiplin, pintar, dan seseorang yang profesional. Dia sangat tinggi, tapi itu tak membatasi kelincahannya. Dan di atas itu semua, dia tak pernah kehilangan konsentrasinya meski masih di usia yang begitu muda.”

“Saya pikir, seorang penjaga gawang hebat lahir setiap 50 tahun. Dari 1900-1950, Dino Zoff lahir pada 1942. Dari 1950-2000, Buffon lahir di tahun 1978,” imbuhnya.

 

Memecahkan Rekor Penjaga Gawang Termuda Italia

Donnarumma kemungkinan besar memang akan tetap duduk di bangku cadangan. Namun baginya, bisa masuk skuat Italia yang ada Buffon di dalamnya adalah pengalaman berharga.

“Saya punya hubungan baik dengan Buffon,” ujar Donnarumma seperti dilansir Football Italia.

“Dalam beberapa kesempatan pertama saya bergabung dengan timnas Italia, dia sudah mengajari banyak hal. Saya selalu mengikuti apa yang ia lakukan di sesi latihan.”

“Saya ingin belajar semuanya dari dia,” kata kiper kelahiran 25 Februari 1999 ini.

Donnarumma sudah mengantongi satu caps bersama timnas Italia. Debutnya datang pada 1 September 2016 pada pertandingan melawan Prancis, di mana ia menggantikan Buffon pada pergantian babak.

Sama seperti Donnarumma, Buffon dulu juga mendapatkan debutnya ketika belum menginjak usia 20. Pada 29 Oktober 1997, ketika usianya masih 19 tahun, Buffon diberi kesempatan tampil ketika Italia bertanding melawan Rusia.

Berkat kesempatan itu, Buffon sempat menjadi kiper termuda yang tampil untuk Italia setelah Perang Dunia II. Rekor tersebut kemudian dipatahkan oleh Donnarumma.

 

Share this:

Leave a Reply

163 More posts in DUNIA category
Recommended for you
Lewati Rekor Marcelo Salas, Alexis Sanchez Topskorer Chile Sepanjang Masa

KAZAN - Sebuah pencapaian istimewa diraih oleh Alexis Sanchez. Dengan satu gol yang dicetaknya ke...